Catatan Atas Lomba Blog Wing Craft Expo

Dear Bloggers, khususnya teman-teman Blogger yang beberapa waktu lalu mengikuti lomba blog Wing Craft Expo.

Masih segar dalam ingatan bahwa, lomba blog yang digelar selama tiga hari memiliki tujuan untuk explore dan ekspos kreativitas anak muda Banjarnegara. Tujuan yang begitu mulia ini digagas oleh Indagkop UMKM Banjarnegara dan Banjarnegara Community United (BCU), selanjutnya kami tulis sebagai Panitia. Karena keterbatasan pengetahuan tentang penyelenggaraan lomba blog dan juga keterbatasan tenaga, panitia menggandeng Generasi Milenial (GenMile) Banjarnegara untuk turut menangani lomba blog. 

Tidak hanya GenMile Banjarnegara, masih ada beberapa komunitas yang diajak kerjasama untuk menangani acara. KPFB, misalnya. Komunitas yang expert dalam bidang fotografi di Banjarnegara juga diminta untuk menilai lomba fotografi.

Lalu, siapa, sih, Indagkop UMKM Banjarnegara dan Banjarnegara Community United (BCU)?

Dengan bahasa yang mudah dipahami bahwa, Indagkop UMKM Banjarnegara adalah sebuah instansi pemerintah di Banjarnegara yang bergerak dalam bidang Industri, Perdagangan, Koperasi dan UMKM. Sementara Banjarnegara Community United (BCU) yaitu wadah bagi komunitas di Banjarnegara tanpa membedakan suatu apa. Semua komunitas di Banjarnegara bisa bergabung di BCU.

Itu yang kami tahu sedikit tentang profil panitia. GenMile Banjarnegara yang merupakan bagian tak terpisahkan dari GenPI Jawa Tengah berkomitmen untuk turut berpartisipasi, dan promosi Pariwisata dan Produk Lokal Banjarnegara secarago digital”. Maka ketika panitia minta bantuan kepada kami, dengan tangan terbuka, kami siap membantu.

Membantu dengan senang hati, tanpa ada materi karena kami punya keinginan berat potensi lokal di Banjarnegara makin dikenal masyarakat luas.

Sampai di sini, ternyata niat baik tanpa diiringi dengan pengenalan lebih dalam suatu event, menyisakan catatan yang menyedihkan. Betul-betul menyedihkan dan ini diluar dugaan kami sebagai partner lomba blog.

  1. Tentang penerimaan hadiah yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Kami bisa menerima untuk hal ini karena alasan dari pihak panitia tentang dana yang ternyata tidak mencukupi. Ini logis sebenarnya, sebab panitia hanya mengandalkan dana dari para peserta yang mendirikan stand di event Wing Craft Expo meski salah satu penggagasnya dari pihak dinas. Miris sebenarnya karena keluar dari kesepakatan. Lalu, bagaimana dengan para pemenang? Kami tidak yakin mereka bisa menerima kenyataan ini.
  2. Tentang indikasi muatan politik. Kami tidak sampai hati mengatakan demikian karena ada tujuan baik dalam lomba blog ini. Kami pun tidak tahu dan belum kenal dengan sosok itu. Namun bukan berarti kami tidak peduli dengan adanya indikasi tersebut. Minimnya pengetahuan dan kurangnya survei terhadap event, kami kurang cermat untuk ini. 
FYI, kami hanya berkomitmen untuk membantu mempromosikan potensi Banjarnegara secara go digital. Tidak untuk berpolitik, atau menjadi bagiannya. Tidak. Tapi kami tetap melek politik.

Kenapa kami mewajibkan para peserta lomba blog datang ke event Wing Craft Expo?

Tentu ini tidak ada maksud buruk. Kami ingin para peserta lomba menyaksikan karya, kreativitas anak muda Banjarnegara. Kesesuaian dengan tema pun menjadi salah satu alasan untuk kami meminta para peserta datang ke event. Bagaimana bisa menulis, menceritakan dari hati, bila para peserta tidak mengunjungi event?

Ohya, beberapa peserta lomba blog ada yang mengirim pesan melaui DM Twitter.

"Min, itu kan kreativitas anak muda, tapi kok isinya bukan kreativitas?"

Kami hanya bisa menjawab bahwa;

"Bentuk kreativitas itu sangat luas, tak terbatas. Jangan hanya terpacu pada visualisasi, lihatlah daya cipta, dan ide yang tumbuh dari para kreator yang mendirikan stand di sana."



Akhir kata, sebagai catatan atas lomba blog Wing Craft Expo, kami, GenMile Banjarnegara, meminta maaf kepada panitia dan seluruh peserta lomba blog, bila merasa tidak nyaman atas terbitnya tulisan ini. Kepada seluruh peserta lomba blog Wing Craft Expo boleh menurunkan artikel yang diikutkan lomba bila dirasa perlu. Semoga ke depannya kami bisa lebih teliti lagi dalam membantu up event di Banjarnegara. Kalau perlu, ada hitam di atas putih.

Terus berkarya, dan jangan pernah lelah untuk mengenalkan bumi Banjarnegara secara go digital

❤ With love 

GenMile Banjarnegara

6 komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Uwwww... ternyata ada sesuatu yg nggak kece ya?
    Beberapa kawan sudah menduga itu dari awal. Mulai dari penyertaan Media Partner yg tidak izin dan salah memasang logo. Ternyata kebelakangnya ada unsur kampanye terselubung juga.

    Ambil yg baik baiknya aja yak!
    jangan ditiru yg jeleknya. 😀

    Semangat Berkarya!!!!

    BalasHapus
  3. tetab kerenlah genmile banjarnegara...
    salut...apapun yg terjadi maju terus u banjarnegara dan bangsa

    BalasHapus
  4. Alhamdulillah, masih ditanggapi. Tetap terima kasih kepada panitia atau siapapun itu dibalik tulisan ini. Harus bisa diambil hikmahnya dari pengalaman kemarin.

    Acara bertajuk expo memang udah sering ada di Banjarnegara. Tapi modifikasi baru sudah berani diambil kemarin. Jadi wajar sih kalau masih banyak evaluasi.

    Ambil yang baik, simpan yang buruk sebagai pengalaman, dan ciptakan yang lebih baik.
    Karena lebih baik itu sudah pasti baru, tapi baru belum tentu lebih baik.
    Semangat ;)

    BalasHapus
  5. Semoga Genmile Banjarnegara semakin maju, semoga semakin kritis dengan hal hal yang seperti kemarin di gelaran tersebut.

    BalasHapus